2 mins read

Pemkot Tangsel Ungkap Penyebab Bau Menyengat Tercium di Pabrik Pestisida

Garis polisi dan papan peringatan dari Kementerian Lingkungan Hidup dipasang di depan gudang pestisida yang terletak di Kecamatan Setu, Tangsel, Banten, Jumat (13/2/2026). Kebakaran di gudang pestisida tersebut membuat Sungai Jaletreng dan Sungai Cis

Tangerang Selatan — Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengungkap penyebab bau menyengat yang sempat tercium dari sebuah pabrik pestisida, menyusul laporan warga yang merasa terganggu dan khawatir terhadap dampak kesehatan. Melalui penelusuran lapangan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan memastikan bau berasal dari aktivitas proses produksi dan pengolahan bahan kimia yang tidak optimal pada waktu tertentu.

Temuan awal ini diperoleh setelah petugas melakukan inspeksi, pengukuran, dan klarifikasi ke pihak pengelola pabrik, sekaligus menenangkan warga bahwa langkah penanganan telah dijalankan.

Apa Penyebab Bau Menyengat?

Pemkot menjelaskan, bau kuat dipicu oleh:

  • Proses produksi pestisida yang menghasilkan uap beraroma tajam

  • Sistem pengendalian emisi yang tidak bekerja maksimal pada momen tertentu

  • Pengelolaan bahan baku dan limbah yang memerlukan penyesuaian operasional

Ketika kontrol bau tidak optimal, aroma kimia dapat terbawa angin dan tercium hingga permukiman sekitar.

Tindak Lanjut dan Pengawasan

Sebagai langkah cepat, Pemkot meminta pengelola pabrik:

  • Mengevaluasi dan memperbaiki sistem pengendalian bau

  • Menyesuaikan jam dan prosedur produksi agar dampak ke lingkungan minimal

  • Memastikan kepatuhan baku mutu lingkungan

Pengawasan akan diperketat melalui inspeksi berkala dan koordinasi lintas perangkat daerah, termasuk pengujian kualitas udara di sekitar lokasi.

Keamanan Publik dan Kesehatan Warga

Meski tidak ditemukan kondisi darurat, Pemkot menegaskan keselamatan dan kenyamanan warga menjadi prioritas. Warga diminta segera melapor jika bau kembali tercium atau muncul keluhan kesehatan seperti pusing, mual, atau iritasi. Respons cepat diperlukan agar potensi risiko bisa dicegah sejak dini.

Human Interest: Warga Ingin Udara Aman

Bagi warga sekitar, bau menyengat bukan sekadar gangguan—ia memicu kecemasan. Anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan menjadi kelompok yang paling rentan. “Kami hanya ingin udara bersih,” ujar seorang warga, mewakili harapan sederhana agar aktivitas industri berjalan beriringan dengan kesehatan lingkungan.

Jalan ke Depan

Pemkot menegaskan komitmen penegakan aturan lingkungan: bila kewajiban tidak dipenuhi, sanksi administratif hingga langkah lebih tegas dapat ditempuh. Di saat yang sama, pemerintah membuka ruang dialog agar industri memperbaiki tata kelola tanpa mengorbankan warga.

Penutup

Pengungkapan penyebab bau menyengat dari pabrik pestisida menegaskan pentingnya pengawasan berkelanjutan dan tanggung jawab industri. Ketika pemerintah, pelaku usaha, dan warga bekerja bersama, kualitas lingkungan dapat dijaga.