1 min read

Superbank Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp122,4 Miliar per November 2025

Superbank bukukan laba sebelum pajak Rp122,4 miliar per November 2025

Jakarta (LIGA335)Superbank mencatatkan kinerja keuangan positif dengan membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp122,4 miliar hingga November 2025. Capaian ini mencerminkan pertumbuhan bisnis yang solid di tengah persaingan ketat industri perbankan nasional, khususnya pada segmen perbankan digital.

Manajemen Superbank menyampaikan bahwa pencapaian tersebut ditopang oleh pertumbuhan penyaluran kredit yang sehat, peningkatan dana pihak ketiga (DPK), serta pengelolaan biaya operasional yang efisien. Strategi bisnis yang fokus pada segmen ritel dan ekosistem digital dinilai berkontribusi signifikan terhadap kinerja perusahaan.

“Pertumbuhan laba ini menunjukkan fundamental bisnis Superbank yang semakin kuat serta kepercayaan nasabah yang terus meningkat,” ujar perwakilan manajemen dalam keterangan resminya.

Dorong Pertumbuhan Kredit dan Dana Murah

Hingga November 2025, Superbank mencatat pertumbuhan kredit yang sejalan dengan prinsip kehati-hatian. Penyaluran pembiayaan difokuskan pada sektor-sektor produktif dan segmen ritel yang memiliki risiko terukur. Di sisi pendanaan, peningkatan dana murah (CASA) turut memperkuat struktur likuiditas dan menekan biaya dana.

Manajemen menilai keseimbangan antara pertumbuhan kredit dan kualitas aset menjadi kunci dalam menjaga kinerja keuangan yang berkelanjutan.

Kinerja di Tengah Tantangan Ekonomi

Di tengah dinamika ekonomi dan tantangan global, Superbank tetap optimistis dapat menjaga tren pertumbuhan positif hingga akhir tahun. Transformasi digital dan pemanfaatan teknologi dinilai membantu bank meningkatkan efisiensi operasional serta kualitas layanan kepada nasabah.

Selain itu, inovasi produk dan penguatan layanan berbasis digital terus dilakukan untuk menjawab kebutuhan nasabah yang semakin dinamis.

Proyeksi ke Depan

Ke depan, Superbank menargetkan penguatan basis nasabah dan ekspansi bisnis yang terukur. Manajemen juga berkomitmen menjaga rasio keuangan tetap sehat sembari terus mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pembiayaan yang bertanggung jawab.

Dengan laba sebelum pajak mencapai Rp122,4 miliar hingga November 2025, Superbank optimistis dapat menutup tahun buku dengan kinerja yang solid serta menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi pemangku kepentingan.