Kronologi Penumpang di Stasiun Rangkas Ngamuk Minta Keberangkatan KA Dipercepat

Seorang penumpang wanita mengamuk kepada petugas di stasiun karena meminta agar keberangkatan kereta dipercepat. Peristiwa itu diketahui terjadi di Banten.
“Kejadian di Stasiun Rangkasbitung,” kata Public Relations Manager KAI Commuter Indonesia (KCI), Leza Arlan, Jumat (29/11/2024).

Leza mengatakan sudah ada aturan terkait penggunaan layanan kereta yang berlaku bagi semua penumpang.

“Aturan yang berlaku bahwa yang berhak naik kereta adalah penumpang memiliki tiket, tiket tersebut sesuai dengan nama, tanggal, jam, dan stasiun keberangkatan dan stasiun tujuan,” kata Leza.

Dia menjelaskan, sesuai dengan aturan pemerintah, kapasitas angkut commuter line dengan jarak lebih dari 100 km adalah 120%, yang mana 100% dengan tempat duduk dan 20% tanpa tempat duduk. Sedangkan untuk jarak kurang dari 100 km adalah 150%, yakni 100% dengan tempat duduk dan 50% tanpa tempat duduk.

“Kebijakan lain akan diambil apabila ada urgensinya dan dapat dibuktikan secara fakta,” ungkap Leza.

Kronologi Peristiwa Viral
Video peristiwa tersebut diunggah penumpang melalui akun medsos TikToknya. Video itu kemudian viral dan diunggah akun medsos di beberapa platform.

Dalam video, terlihat penumpang itu marah-marah kepada petugas dan meminta agar dirinya diberangkatkan lebih cepat dari tiket yang dia punya. Warganet memberi apresiasi kepada petugas yang tetap tenang dan tak terprovokasi meski penumpang itu marah-marah kepadanya.

Berdasarkan keterangan KAI Daop 1 dari laporan pihak UPT Stasiun Rangkasbitung, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (16/11) sekitar pukul 16.00 WIB. Awalnya, penumpang tersebut menghampiri seorang petugas yang berada di pembatas boarding.

“Awalnya petugas bertanya kepada penumpang tersebut atas keluhan yang dialaminya, penumpang tersebut langsung menjelaskan bahwa dia tidak kebagian tiket KA 312 (keberangkatan 16.45 WIB) yang memang sudah terjual habis, dengan nada tinggi sambil memvideokan petugas yang berdinas saat itu,”